Selasa, 30 September 2014






Parimo Dominasi Gelar Juara Expo Madrasah

Foto

Palu (Hukmas) Kompetisi dan Expo Madrasah berakhir Kamis (14/7) malam dan ditutup Kakanwil Kemenag Sulawesi Tengah Drs. H. Mohsen, MM. Berbeda dengan upacara pembukaan, acara penutupan berlangsung sederhana dan dihadiri sejumlah Kepala Kemenag diantaranya Kakan Kemenag Kota Palu, Drs. H. Abdullah Latopada, M.Pd.I dan Kakan Kemenag Kab. Donggala, Drs. H. Kiflin Padjala, M.Pd.I.
Dari 13 cabang yang dilombakan, kontingen Kemenag Kab. Parigi Moutong mendominasi perolehan gelar juara. Tercatat delapan gelar juara I disabet oleh siswa MTs dan MA asal daerah tersebut. Pada cabang bulutangkis serta atletik 100 meter dan 40 meter putra-putri misalnya, Parimo menyapu bersih enam gelar juara 1. Cabang lain yang ikut menambah perbendaharaan juara Parimo adalah pidato bahasa Indonesia putri yang diraih Eka Setia Ningrum dari MTsN Sausu dan catur putera oleh Teguh Setiawan dari MAN Sausu.
`Panitia memang tidak mengumumkan juara umum. Tapi yang umumnya meraih juara adalah kontingen kabupaten Parigi Moutong,` kata Kakanwil.
Para juara dalam kegiatan ini akan menjadi duta Kemenag Sulteng pada Kompetisi dan Expo Madrasah di Jakarta tanggal 19 s.d. 22 Juli 2011. `Yang diberangkatkan khusus juara I, kecuali cabang bulutangkis juara II juga diikutsertakan,` kata Irawan Hadi, ketua panitia kompetisi dan expo.
Meski diwarnai kekurangan, Kakanwil Kemenag mengapresiasi kerja keras panitia yang bisa menggelar kegiatan expo dengan waktu persiapan yang singkat. Dia berjanji, pada kali berikut pelaksanaan expo akan direncanakan lebih matang. Termasuk dukungan dana diupayakan dialokasikan lebih besar pada setiap daerah. Saat ini, kata Kakanwil, dengan modal 10 juta rupiah saja seluruh daerah bisa hadir dan mengikuti semua cabang. Ia menyebut hal itu merupakan bukti adanya `berkah`, karena adanya niat baik.
Kakanwil mengharapkan para pejabat utamanya Kakan Kemenag, senantiasa hadir pada event seperti kompetisi dan expo madrasah untuk memberikan semangat pada anak asuhnya. `Jangan biasakan selalu diwakili,` tegas Kakanwil.*

Diupload oleh - (-) dalam kategori Madrasah pada tanggal 15-07-2011 00:00

Berita Terkait
©2008 Kementerian Agama Republik Indonesia Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan
Halaman ini diproses dalam waktu 0.008827 detik